Pre Menstruasi Syndrome (PMS)
Eh nulis2 lagi nih, hihi. Yak topik yang akan saya bahas kali ini adalah mengenai PMS (Pre Menstruasi Syndrome). Apa itu? Hmm jadi begini. Singkat cerita, kemarin2 saya baru nulis2 nih di blog ini, eh ternyata dikomentarin banyak2 sama temen, gatau juga sih mungkin maksudnya mengkritik kali ya, tapi gatau kenapa pas dikritik itu saya jadi marah2, kalap, gatau keluar kata2 yang sebenarnya juga nggak tersusun rapi diotak saya *tsah. Baru saya sadari juga pada waktu itu ternyata saya terjangkit virus PMS >_< !!!!eits, itu bukan virus kok, cuman sesuatu hal yang sebenarnya sedikit mengganggu aja hihihi. Ok daripada kebanyakan Curcol mending kita simak dulu apa itu gangguan Pra Menstruasi Syndrome dan bagaimana cara mengatasinya
Bagi wanita menstruasi sudah menjadi teman setia setiap bulan, tak kan pernah ada yang menolak bila sang “tamu” datang. Namun repotnya, bila ada gejala Pre Menstruasi Syndrome (PMS) atau, rasa sakit pada pertu bisanya berupa nyeri, eneg atau seperti kembung sebelum datangnya menstruasi itu sendiri.
Sindrom pra-menstruasi merupakan kumpulan gejala yang muncul antara 1 hingga 14 hari sebelum masa menstruasi dan biasanya berhenti saat menstruasi mulai. Gejala ini biasa ditandai dengan keluhan fisiologis yang menyerang segala sistem tubuh maupun gejala psikologis yang mencetuskan masalah mental dan emosional, seperti mudah marah, merasa kurang percaya diri atau lebih parah mendekati depresi. Wanita dalam rentang usia kehamilan, yaitu antara 25 – 45 tahun yang paling rentan terkena gangguan ini. Untuk penyebab PMS sendiri belum diketahui secara pasti, namun yang dapat diketahui adalah PMS ada hubungan dengan perubahan hormonal (adanya peningkatan hormon estrogen secara mendadak menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh)
Gejala PMS
Psikologis :
Gejala yang dialami berkaitan dengan psikologis biasanya ditandai adanya perubahan tingkah laku seperti perasaan sensitif, mudah tersinggung atau marah, cemas, gelisah, mudah menangis, suasana hati tidak nyaman, kelelahan, depresi, iritabilitas, kurang percaya diri, gugup, bingung, sulit berkonsentrasi, perubahan napsu seksual, gangguan tidur .
Fisik :
· Sakit pada payudara, kadangkala membengkak
· Perut kembung, kram perut dan mual
· Punggung terasa sakit dan panas, nyeri sendi, pegal dan leher tegang, sakit kepala
· Tumbuhnya jerawat (terutama di daerah T)
· Detak jantung tidak teratur dan berdebar-debar, sesak napas
· Diare atau sembelit
· Nafsu makan terutama makanan asin/gurih dan manis meningkat.
Mengatasi PMS
PMS memang bukan suatu penyakit. Melainkan hanya gangguan yang datang secara periodic bersamaan dengan datangnya menstruasi itu sendiri. Gejala PMS biasanya akan hilang setelah menstruasi datang, namun membiarkan rasa sakit sampai 10-14hari sebelum menstruasi datang, tentu sangat mengganggu aktifitas Anda. Untuk itu, perlu cara untuk mengatasi gejala ini, coba beberapa tips berikut;
· Mulailah olahraga. Tak perlu yang berat-berat, cukup olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam dirumah. Biasakan untuk melakukannya rutin (3 kali seminggu selama 20-30 menit). Olahraga baik untuk melemaskan otot dan sendi serta mengurangi penimbunan cairan pada tubuh Anda.
· Melakukan diet rendah lemak, ternyata dapat membantu, caranya ; kurangi garam dan gula tetapi pilih makanan yang tinggi protein dan serat untuk membantu mengurangi kelebihan estrogen, juga mengatasi pembengkakan payudara.
· Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein, alkohol dan nikotin.
· Minum hingga 8 gelas cairan setiap hari
· Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan;
- Serat : buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian
- Vitamin B6 : ikan segar, tuna, hati, kacang-kacangan, beras merah, alpukat, pisang
- Zinc : hati, kerang, ikan salmon, ayam, udang
- Kalsium : kedelai, tempe, tahu, teri
- Magnesium: lalap mentah sayuran hijau, apel, makanan laut, kedelai
· Untuk mengganti tidur malam yang terganggu, cobalah tidur siang paling tidak 30 menit.
· Usahakan agar tubuh dapat rileks. Lalukan rileksasi seperti menarik nafas dalam-dalam, berendam dalam air hangat, mendengarkan lagu-lagu dengan irama lembut, yoga.
Sumber : Mengenal Gangguan Pra Menstruasi Syndrome
0 komentar: